Apa Itu Qodho’? Apa Itu Qodar?

Apa Itu Qodho’? Apa Itu Qodar?

 

       Apa itu qodho’? apa itu qodar,  kita para mukallah berkeharusan/wajib mengimaninya percaya bahwa semuanya tak terkecuali adalah atas kehendak allah.

Qodho’ adalah ketetapan allah untuk makhlukya yang sudah tertulis/ di tetapkan di lauh mahfudz pada zaman azali sebelum makhluk itu tercipta, qodho’ bersifat ghoib karna tidak di ketahui oleh makhluknya.

Qodar adalah ketetapan allah untuk makhluknya yang berupa sebuah (realisasi nyata) perjalan hidup untuk menggapai qodho’ yang sudah di tentukan oleh allah. qodar bersifat dhohir karna berupa perjalan kehidupan.

       Sebagai contoh, ketika seseorang sudah di tetapkan pada zaman azali (qodlo’) mempunyai seorang keturunan, maka perjalan hidupnya (qodar) akan menuntut sebuah pernikahan.
atau ketika seseorang di tetapkan mejadi ulama’ (qodlo’), maka perjalanan hidup orang tersebut seolah-olah selalu ber kesinambungan dengan ilmu agama (qodar).

qodar/taqdir ada dua macam :

  • Takdir mubrom adalah ketetapan allah yang tidak bisa di rubah dengan dan oleh apapun, seperti tanggal kelahiran seseorang/ tanggal kematian sesorang/ Jodohnya seseorang, jenis kelamin, berapa saudaranya.

Dalam surat al’a’rof ayat 34 di katakana:
Dan tiap-tiap umat memiliki ajal atau Batasan hidup di dunia, Maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat memundurkan dan memajukanny”

  •  Takdir mu’alak adalah ketetapan allah yang bisa berubah tergantung ikhtiyar/ usaha sang makhluk dalam menggapai nya, Seperti contoh tersebutkan di atas.

 Dalam surat ar-ro’du ayat 11 di katakana “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan mereka sendiri”.

     Untuk itu kita sebagai manusia fana harus selalu berusaha/ikhtiyar dan tetap berdo’a untuk menggapai apa yang menjadi citi-citanya, karna kita sebagai manusia di beri kesempatan oleh allah untuk merubah takdir(mu’alak) kita sendiri, yang pastinya dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’aala dan Dengan usaha yang di ridhoi oleh allah.

Ada pendapat yang mengatakan, sesuatu yang telah berlalu dalam kehidupan, itulah ketetapan allah, baik itu kebagusan atau keburukan, maka tidak sepatutnya bagi kita untuk menyasalinya, agar kita bisa menjadi manusia yang ridho dengan ketetapan allah, namun kita juga tertuntut untuk selalu membenahi sesuatu yang telah lewat agar menjadi lebih baik.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *